Bismillahirrohmanirrohim
guys, nih ada cerita yang pengen aku share, ini aku buat berdasarkan pengalaman seorang teman yang menyesali telah melakukan "tunangan" yang sebenarnya jika di lihat dari perjalanan dan apa yang dilakukan tepatnya itu seperti Pacaran bukan tunangan yang disyariatkan oleh Islam dengan orang yang salah, dan semenjak itu dia berprinsip "TIDAK AKAN MELAKUKAN TUNANGAN" dan sekarang dia menunggu pangeran yang sebenarnya yang bisa menerima masa lalunya.
mudah-mudahan bermanfaat ya...
oh iya ini kejadiannya masih hangat banget, jadi jangan heran kalo ada tanggal yang memang baru kemaren kita lewati guys...
yuk ah silahkan baca...
Aku dan Penyesalanku
Dulu sempat terbersit dalam diri akan indahnya masa depan yang akan ku rangkai dengannya, namun kini semua itu hilang dengan satu kesalahan fatal yang dilakukannya. dia terlalu naif karena ingin mencengkram dua-duanya.
Aku sadari ini semua salahku yang terlalu berharap dan percaya terhadapnya. Tapi apa aku salah jika seperti itu?
Awal yang indah ketika dia dan keluarga besarnya datang untuk pertama kali ke rumah dimana mamahku ada. Semua terasa ganjil karena ketika memberikan kabar terakhir kali padaku dia hanya bilang akan makan-makan saja dan yang pasti bersilaturahmi dengan mamahku, tapi melihat kenyataan hari itu aku rasa bukan itu tujuan utama dia datang. Dan ternyata benar dia datang untuk melamarku, meminta dan menyimpan kata pada mamah, teteh dan kakak iparku yang kebetulan ada untuk menjadi saksi pada saat itu.
Minggu 30 Oktober 2011, dia resmi meminangku. Dengan perasaan kaget dan bahagia hari-hari ku lewati begitu indah yang terpikir saat itu hanyalah kebahagian.
Aku akui dia begitu tampan dan mempunyai karisma yang begitu kuat untuk setiap wanita, namun lagi-lagi aku percaya dia akan selalu setia dan sabar menunggu kelulusanku dimana itu membuatku merasakan kenyamanan ketika jauh darinya. Jika ada waktu yang tepat, kita sering jalan bersama, saling mengunjungi keluaga satu sama lain bahkan kita sering menginap di rumah entah aku ataupun dia.
Keluargaku sudah mulai nyaman dengan kehadiran dia di lingkungan keluarga, bahkan sudah memberikan kepercayaan penuh untuk bisa menjagaku. Awalnya kita tidak pernah melakukan hal yang aneh-aneh, bahkan untuk sekedar ngobrol berdua sekalipun. Namun, setelah berapa bulan paska dia meminangku dia sudah mulai memperlihatkan gelagat yang menurutku diluar kewajaran, ya... dia ingin menciumku. Marah pertama kali dia mulai mendekat dan melakukan itu, namun lagi-lagi karena aku yakin dan percaya terhadapnya maka aku tidak berdaya dan menuruti apa yang dia mau sekalipun itu mahkotaku.
Setelah kejadian itu, aku kira dia akan berhenti melakukan hal seperti itu lagi, taoi ternyata TIDAK!!!! dia bahkan semakin ganas, dan aku kembali tidak berdaya karena rasa percaya dan keyakinanku padanya. Pikirku "toh nanti juga dia akan bertanggungjawab,,,", meski sebenarnya aku tidak mau melakukan itu.
Satu tahun berlalu, hari-hari yang ku lewatipun sama seperti sebelumnya, masih berharap dia akan selalu setia disampingku dan yang pasti dia akan bertanggungjawab atas apa yang sudah dilakukannya terhadapku. Suatu hari ketika dia datang ke rumah, aku secara tidak sengaja melihat isi pesan di HPnya, begitu kagetnya aku ketika salah satu dari deretan sms yang masuk menulis bahwa mereka berdua berboncengan ke salah satu kota di daerahnya. Seperti tersambar Geledek hatiku, kenapa bisa-bisanya dia boncengan dengan wanita lain????? dan lebih parahnya lagi kenapa dia tidak cerita hal ini padaku????
Semenjak itu, hatiku hancur lebur dan kepercayaanku terhadapnya mulai berkurang, mungkin jika dipresentasekan menurun 40% menjadi 60%.....
Untuk kasus ini mamah mengetahuinya dan turun tangan untuk mendamaikan kita berdua, sampai akhirnya aku bilang via sms jika dia memang mau hubungan ini diteruskan maka dia harus datang ke rumah malam ini juga, dan diluar dugaan tepat pukul 11 malam dia datang dengan keadaan basah kuyup dan yang pasti menggigil kedinginan karena kehujanan. Aku melihat hal itu menjadi melunak lagi dan memaafkan apa yang sudah terjadi. Malam itu mamah membiarkan aku dan dia tidur di kamar berdua, aku dipeluknya begitu erat dan seakan dia tidak mau melepas pelukannya itu.
Kejadian itu menyadarkanku betapa dia memang tulus mencintaiku dan benar serius akan komitmen yang dia buat ketika dia pertama kali datang ke rumah.
bulan April merupakan bulan yang begitu menyedihkan bagiku, karena pada tanggal 12 April 2013 dia mengatakan bahwa mempunyai hubungan dengan wanita lain dan sudah berjalan selama satu minggu,,,,
airmataku sudah tidak bisa terbendung lagi, seketika bumi ini rasanya hancur dan tak memberikan harapan apapun pada hubunganku dengannya,,, hingga akhirnya aku memberikan opsi piliah aku atau "dia" dan jawabannya dia memilih "dia" dan itu yang membuatku bulat untuk mengakhiri semua cerita yang sudah terajut. Malam 14 April 2013 disaksikan mamahku, kakak iparku dan kedua orangtuanya kita mengakhiri semua cerita dan kisah yang sudah kita rajut bersama selama 1,5 tahun itu.
Ada rasa penyesalan yang begitu mendalam setelah kejadian malam itu, kenapa semua terjadi begitu cepat dan mengapa dia lebih memilih "dia" daripada aku?????
Jumat, 19 April 2013
Bismillahirrohmanirrohim
alhamdulillah ini coretan pertamaku guys, ya meski tidak begitu banyak, namun harapanku catatan ini bermanfaat..
sayang mamah, papah, teteh, aa dan ade...
Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda
bisa menghadiahkannya setiap saat dan tak perlu membeli!
Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah yang tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.
Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah yang tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.
1. KEHADIRAN
Kehadiran
orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita
bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,
telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya Anda dan dia dapat
berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif.
Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda
sebagai pembawa kebahagian.
2. MENDENGAR
Sedikit
orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka
didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan
hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan.
Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya,
secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati.
Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul
relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak
perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini
memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa
diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis
baginya.
3. D I A M
Seperti
kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum,
mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa
menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang".
Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur,
mengkritik bahkan mengomeli.
4.
KEBEBASAN
Mencintai
seseorang bukan berarti memberi kita hak
penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita
mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan
adalah salah satu perwujudan cinta. Maknakebebasan bukanlah, " Kau bebas
berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah
memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia
putuskan atau lakukan.
5.
KEINDAHAN
Siapa
yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau
cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika
Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun
bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di
ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.
6.
TANGGAPAN POSITIF
Tanpa,
sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau
tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya
dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan
positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam
seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang
dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal
itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado
cinta yang sering terlupakan.
7. KESEDIAAN MENGALAH
Tidak
semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok
yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta
dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan
hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah"
Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji.
Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran
yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit
hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia
ini
8. SENYUMAN
Percaya
atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang
diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi
semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa
yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia
sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada
orang yang dikasihi ?
Langganan:
Komentar (Atom)